Melampaui Batas Kelas: Prof. Cowell  Gagas Revolusi Pembelajaran Bahasa Arab

by | Jan 13, 2026 | Berita, Pendidikan Bahasa Arab

Sumber: dokumentasi Web FTIK

Batusangkar, 13 Januari 2025_ Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus sukses menyelenggarakan acara Visiting Professor pada Selasa, 13 Januari 2025. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dustin Carrel Cowell, seorang dosen Bahasa Arab dari University of Wisconsin-Madison, USA, sebagai narasumber utama. Acara ini mengangkat tema yang cukup krusial, “Pembelajaran Bahasa Asing di Era Digital,” sebuah topik yang relevan dengan dinamika pendidikan kontemporer.

Dalam paparannya, Prof. Cowell mengulas secara mendalam tantangan dan peluang dalam pengajaran bahasa asing di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Beliau menekankan pentingnya adaptasi metodologi pengajaran, pemanfaatan platform digital interaktif, serta pengembangan kompetensi guru dan peserta didik agar mampu bersaing di kancah global. Argumentasi yang disajikan Prof. Cowell tidak hanya lugas dan tegas, tetapi juga humanis, menyoroti peran sentral manusia dalam proses pembelajaran yang didukung teknologi.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Suswati Hendriani, M.Pd., M.Pd., Dekan FTIK, Dr. Ridwal Trisoni, M.Pd., beserta para Wakil Dekan dan segenap dosen di lingkungan FTIK. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen institusi terhadap peningkatan kualitas akademik dan relevansi kurikulum. Sambutan sekaligus pembukaan acara secara resmi disampaikan oleh Prof. Dr. Suswati Hendriani, M.Pd., M.Pd., Dalam sambutannya, Prof. Suswati menggarisbawahi urgensi kolaborasi internasional dan pertukaran gagasan akademis sebagai pilar kemajuan pendidikan tinggi.

Kegiatan Visiting Professor ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pengembangan inovasi dalam pembelajaran bahasa asing di FTIK UIN Mahmud Yunus, serta memperkuat jejaring akademik dengan institusi pendidikan terkemuka di dunia. Internasional. Diskusi yang konstruktif dan perspektif baru yang dihadirkan Prof. Cowell diharapkan mampu menginspirasi para akademisi untuk terus berinovasi demi menciptakan lingkungan belajar yang adaptif dan berdaya saing tinggi.