Pelatihan Perancangan Media Pembelajaran Berbasis Powtoon bagi Guru SDN 23 Lima Kaum: PKM Dosen Prodi PAI

by | Oct 21, 2025 | Berita, Pendidikan Agama Islam

Batusangkar, 21 Oktober 2025 — Upaya peningkatan kualitas pembelajaran kembali dilakukan di lingkungan SDN 23 Lima Kaum melalui kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Merancang Media Pembelajaran Berbantu Platform Powtoon. Kegiatan pendampingan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD dalam merancang media yang relevan dengan siswa, menerapkan media digital yang relevan dengan kurikulum merdeka dan mengembangkan media pembelajaran berbasis powtoon.  

Penanggung Jawab yang terlibat pada kegiatan PKM ini adalah Yanti Elvita, S. Ag., M. Pd., sebagai Koordinator dan Anggotanya Drs. T. Idris, M. Ag., Silvia Susrizal, MA., Rizki Pebrina, MA., Syahrur Ramli, S. Pd., M. Pd., mahasiswa Devinta Mutiara Sari dan Nurul Fatha. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu tanggal 21, 22, dan 29 Oktober 2025.

Workshop ini diikuti oleh seluruh guru SDN 23 Lima Kaum. Mereka mendapatkan materi mengenai dasar penggunaan Powtoon, teknik penyusunan naskah (storyboard), pemilihan karakter, pengintegrasian audio-visual, serta langkah-langkah membuat video pembelajaran yang efektif dan menarik bagi siswa sekolah dasar.

Dalam sambutannya, Kepala SDN 23 Lima Kaum Roni Saputra, S. Ag., M. Pd., menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi merupakan kebutuhan penting saat ini. “Guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menghadirkan pembelajaran yang kreatif. Penggunaan Powtoon dapat menjadi salah satu solusi agar materi pelajaran lebih mudah dipahami dan dinikmati siswa,” ujarnya.

Para narasumber pada hari pertama, kedua, dan ketiga juga menekankan pentingnya inovasi media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa di kelas. Powtoon dinilai cocok digunakan di jenjang sekolah dasar karena tampilannya yang menarik, fitur yang mudah dioperasikan, serta fleksibel untuk berbagai mata pelajaran.

Selama kegiatan, peserta langsung mempraktekkan pembuatan video pembelajaran sederhana. Guru terlihat antusias mencoba berbagai fitur, mulai dari animasi, ilustrasi, hingga memasukkan rekaman suara. Di akhir sesi, beberapa karya guru dipresentasikan dan mendapatkan masukan untuk pengembangan lebih lanjut.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di SDN 23 Lima Kaum. Dengan meningkatnya kemampuan guru dalam memanfaatkan media digital, sekolah berharap kualitas pembelajaran semakin interaktif, inovatif, dan mampu menarik minat belajar siswa.