
Batusangkar, 14 Agustus 2026 — Semangat perjuangan dan daya juang di bulan Agustus membawa kabar membanggakan bagi Program Studi Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Di tengah momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Tadris Fisika kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih empat prestasi dari dua ajang kompetisi nasional. Keempat prestasi tersebut diraih oleh mahasiswa dalam dua ajang bergengsi, yakni Forum Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FORDETAK) se-Indonesia yang dilaksanakan di Banjarmasin pada 12–14 Agustus 2026 serta Kompetisi Nasional Mahasiswa Pendidikan Fisika Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Prodi Pendidikan Fisika Indonesia (PPPFI).
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Prodi Tadris Fisika karena mahasiswa mampu menunjukkan kompetensi dan kreativitasnya di tengah persaingan dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Lebih dari sekadar deretan penghargaan, prestasi yang diraih pada bulan Agustus ini menjadi simbol semangat perjuangan, pantang menyerah, dan keberanian untuk berkompetisi. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai perjuangan yang selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Prestasi pertama diraih oleh Kayana Tantri dalam ajang FORDETAK se-Indonesia yang dilaksanakan di Banjarmasin pada 12–14 Agustus 2026. Mahasiswa Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar tersebut berhasil meraih Predikat Terbaik 2 Tingkat Nasional pada cabang Microteaching Mahasiswa. Kompetisi ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) di Indonesia. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Tadris Fisika tidak hanya memiliki penguasaan dalam bidang keilmuan fisika, tetapi juga memiliki kemampuan pedagogik dan keterampilan dalam merancang serta mempraktikkan pembelajaran melalui kompetisi microteaching tingkat nasional. Capaian Kayana menjadi semakin bermakna karena diraih pada momentum bulan Agustus, bulan yang identik dengan semangat perjuangan dan keberanian untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa.
Prestasi berikutnya datang dari Kompetisi Nasional Mahasiswa Pendidikan Fisika Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PPPFI. Kompetisi nasional tersebut menjadi ajang bagi mahasiswa pendidikan fisika dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi melalui tujuh cabang lomba, yaitu Artikel Ilmiah, Esai, Video Bahan Ajar, E-Worksheet, Konten Media Sosial, Fotografi, dan Poster Digital. Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar berhasil meraih tiga prestasi, yaitu: Afifah — Juara 1 Fotografi. Muhammad Iqbal Harits — Juara 2 Artikel Ilmiah. Dan Aulia Pradita — Juara 1 Poster Digital. Ketiga mahasiswa tersebut berhasil menunjukkan bahwa kreativitas mahasiswa Tadris Fisika tidak hanya berkembang dalam ruang kelas, tetapi juga mampu dituangkan dalam karya-karya yang kompetitif pada tingkat nasional.

Empat prestasi yang diraih mahasiswa Tadris Fisika pada Agustus 2026 memiliki makna tersendiri. Bulan Agustus bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum bagi generasi muda untuk melanjutkan semangat perjuangan melalui prestasi. Semangat tersebut diwujudkan mahasiswa Tadris Fisika melalui keberanian mengikuti kompetisi, kerja keras mempersiapkan karya, kreativitas dalam menghasilkan inovasi, serta ketekunan menghadapi persaingan dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Prestasi Kayana Tantri, Afifah, Muhammad Iqbal Harits, dan Aulia Pradita menjadi representasi bahwa perjuangan generasi muda pada masa kini dapat diwujudkan melalui pendidikan, kreativitas, karya, dan prestasi.
Ketua Program Studi Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Artha Nesa Chandra, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para mahasiswa. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kreativitas, kompetensi, serta semangat mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. “Kami sangat mengapresiasi prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa Tadris Fisika. Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar mampu bersaing dengan mahasiswa pendidikan fisika dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan mampu menunjukkan kualitas serta kompetensinya di tingkat nasional.” Ia menambahkan bahwa prestasi tersebut juga menunjukkan keberagaman kompetensi yang dimiliki mahasiswa Tadris Fisika. “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Tadris Fisika tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang keilmuan fisika, tetapi juga memiliki kreativitas, kemampuan komunikasi, keterampilan pedagogik, literasi digital, serta kemampuan menghasilkan karya yang kompetitif di tingkat nasional.” Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Rangkaian prestasi nasional tersebut turut memperkuat reputasi akademik Program Studi Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Empat prestasi yang diraih dalam dua ajang nasional menunjukkan bahwa mahasiswa Tadris Fisika memiliki kapasitas untuk tampil dan berkompetisi bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Capaian ini juga menjadi salah satu bukti nyata bahwa proses pembelajaran, pembinaan mahasiswa, pengembangan kompetensi, dan ekosistem akademik di Prodi Tadris Fisika terus diarahkan untuk menghasilkan mahasiswa dan lulusan yang kompeten, kreatif, inovatif, adaptif, dan berdaya saing. Prestasi tersebut sekaligus menjadi energi positif bagi Prodi Tadris Fisika dalam mempertahankan dan mengimplementasikan predikat akreditasi Unggul yang telah diperoleh. Capaian mahasiswa menjadi salah satu wujud nyata bahwa predikat Unggul tidak hanya tercermin dalam dokumen dan penilaian kelembagaan, tetapi juga dapat dilihat melalui prestasi dan kiprah mahasiswa di tingkat nasional. Hal ini sejalan dengan visi Program Studi Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter integratif-interkonektif, berkearifan lokal, dan bereputasi global.
Ke depan, Program Studi Tadris Fisika berkomitmen untuk terus mendorong mahasiswa agar aktif mengikuti berbagai kompetisi, menghasilkan karya inovatif, serta mengembangkan potensi akademik dan nonakademik. Berbagai prestasi yang telah diraih diharapkan menjadi pemantik bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil kesempatan, keluar dari zona nyaman, dan membawa nama baik UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam berbagai ajang kompetisi.
Momentum Agustus tahun ini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak hanya diwujudkan dengan mengenang sejarah, tetapi juga dengan terus berkarya dan memberikan prestasi terbaik bagi almamater dan bangsa. Empat prestasi nasional yang diraih mahasiswa Tadris Fisika menjadi bukti bahwa mahasiswa Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar mampu bersaing, mampu berprestasi, dan semakin layak diperhitungkan di tingkat nasional.
-Semangat Kemerdekaan, Semangat Berprestasi: Tadris Fisika Berjuang, Berkarya, dan Menginspirasi.-
