Guru Besar Baru Dikukuhkan, Milad ke-29 UIN Mahmud Yunus Batusangkar Semakin Bermakna

by | Jul 8, 2026 | Berita, Bimbingan Konseling, Manajemen Pendidikan Islam

Sumber: WEB FTIK 2026

Batusangkar, 08 Juli 2026 – Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka pengukuhan guru besar yang dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-29 universitas, Rabu 08 Juli 2026 di Auditorium Kampus II. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan institusi untuk terus memperkuat tradisi akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun enam akademisi yang akan dikukuhkan sebagai Guru Besar, di antaranya: (1) Prof. Dr. H. Asmendri, M.Pd. Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan. (2) Prof. Dr. H. Rizal, M.Ag., CRP., S.S., Guru Besar Bidang Hukum Ekonomi Syariah. (3) Prof. Dr.Hj. Irma Suryani, M.H., C.Me., Guru Besar Bidang Hukum Keluarga Islam. (4) Prof. Dr. H. Zulkifli, M.A. Guru Besar Bidang Filsafat Hukum Islam. (5) Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M. Ag., M.Pd., Guru Besar Bidang Bimbingan dan Konseling Islam. (6) Prof. Dr. Nofialdi, M.Ag., Guru Besar Bidang Ushul Fiqh.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh pimpinan universitas, anggota senat, sivitas akademika, tokoh masyarakat, mitra strategis, serta tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi. Pengukuhan guru besar menjadi simbol pengakuan atas dedikasi dan kontribusi akademik para dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sekaligus memperkokoh posisi UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D., menyampaikan bahwa bertambahnya guru besar merupakan aset intelektual yang sangat berharga bagi pengembangan universitas. Guru besar diharapkan mampu menjadi penggerak inovasi, menghasilkan riset yang berdampak, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan keilmuan yang integratif.

“Pengukuhan guru besar bukan sekadar pencapaian akademik individu, tetapi juga merupakan amanah untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, memperkuat budaya riset, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan umat,” ujarnya.

Sumber: WEB FTIK 2026

Peringatan Milad ke-29 UIN Mahmud Yunus Batusangkar mengusung semangat memperkuat kolaborasi, inovasi, dan transformasi pendidikan tinggi. Selama hampir tiga dekade, universitas ini terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola, perluasan kerja sama nasional dan internasional, hingga peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen.

Rangkaian kegiatan milad juga diisi dengan berbagai agenda akademik dan sosial yang melibatkan seluruh sivitas akademika. Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun universitas yang semakin maju dan berdaya saing.

Momentum pengukuhan guru besar yang bertepatan dengan Milad ke-29 menjadi refleksi bahwa UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus bergerak menuju perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. Bertambahnya jumlah guru besar diharapkan semakin memperkuat kapasitas akademik universitas dalam melahirkan inovasi, memperkaya khazanah keilmuan, serta meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pengukuhan guru besar merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam memperkuat kapasitas akademik. Sebelumnya, universitas ini juga telah mengukuhkan sejumlah guru besar baru sebagai bagian dari pengembangan mutu kelembagaan dan penguatan tradisi keilmuan.