
Dokumentasi: Flyer HMPS Prodi PIAUD 2026
Batusangkar, 30 Juni 2026– Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Penguatan Peran Mahasiswa PIAUD dalam Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Luaran dan Dampak Nyata” di Aula FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 30 Juni sampai 02 Juli 2026, berlokasi di Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan.
Acara tersebut diikuti oleh mahasiswa PIAUD, dosen, serta sivitas akademika FTIK. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya merancang dan melaksanakan program pengabdian yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghasilkan luaran yang terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Prodi PIAUD Dr. Jhony Warmansyah, M.Pd., menegaskan bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai persoalan sosial melalui inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, setiap kegiatan pengabdian hendaknya dirancang berdasarkan analisis kebutuhan masyarakat sehingga solusi yang diberikan benar-benar relevan, berkelanjutan, dan dapat dirasakan manfaatnya.

Dokumentasi: Flyer HMPS Prodi PIAUD 2026
Pada hari kedua kegiatan dimulai dengan pemberian materi dan cermah dengan materi ekoteologi. Materi yang disampaikan meliputi konsep pengabdian kepada masyarakat berbasis luaran, penyusunan program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, strategi membangun kemitraan dengan berbagai pihak, hingga teknik evaluasi dampak program. Mahasiswa juga didorong untuk menghasilkan berbagai luaran, seperti modul pembelajaran, media edukatif, artikel ilmiah, publikasi digital, serta produk inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengenai praktik-praktik pengabdian yang telah dilakukan. Berbagai gagasan inovatif muncul sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam menghadirkan program yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, memperkuat literasi keluarga, serta memberdayakan masyarakat di lingkungan sekitar.
Kegiatan PKM pada hari ketiga dimulai dengan senam dengan anak-anak, penanaman bibit pohon, dan berbagai macam perlombaan oleh anak-anak yang ada di Kenagarian Sungai Jambu. Warga sangat semangat dan antusias mengikuti kegiatan ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PIAUD semakin siap menjadi pelopor pengabdian kepada masyarakat yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada kebermanfaatan. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai program pengabdian yang memberikan dampak nyata, berkelanjutan, serta mendukung pencapaian visi UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, keislaman, dan pemberdayaan masyarakat.
