
Dokumentasi: WEB FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Batusangkar, 11 Maret 2026_ Program Studi Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus secara resmi membuka rangkaian acara Ramadhan Mubarak 1447 H. Kegiatan yang mengusung tema “Menghidupkan Nilai-Nilai Keislaman di Bulan Suci Ramadhan sebagai Upaya Mewujudkan Pribadi yang Bertakwa dan Berintegrasi” ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 11 sampai 13 Maret 2026, menegaskan komitmen prodi dalam membentuk karakter mahasiswa yang religius dan berintegritas.
Acara pembukaan Ramadhan Mubarak ini merupakan inisiatif strategis Prodi BK FTIK UIN Mahmud Yunus yang mencakup tiga kegiatan utama: Berbagi Takjil, Safari Ramadhan, dan Buka Bersama. Rangkaian ini dirancang untuk mengoptimalkan momentum Ramadhan sebagai sarana peningkatan spiritual dan sosial civitas akademika.
Jajaran pimpinan fakultas, termasuk Ketua Program Studi Bimbingan Konseling, turut menghadiri moment penting ini, menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap program-program penguatan nilai keislaman.
Wakil Dekan III FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar Dr. Muhammad Yusuf Salam, S,A.g, MA., secara lugas dalam sambutannya sekaligus pembuka acara, menyatakan pentingnya kegiatan semacam ini sebagai upaya konkret dalam mewujudkan pribadi yang bertakwa dan berintegrasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah momentum krusial untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperdalam pemahaman ajaran Islam.
Puncak pembukaan acara Ramadhan Mubarak ditandai dengan tausiyah inspiratif dari Ust. Dr.H. Arif Zunzun Maizal, M.Ag Dengan tema “Peduli Palestina”, tausiyah ini tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga menggalang kesadaran dan solidaritas kemanusiaan, menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman tidak terlepas dari isu-isu global. Pesan ini disampaikan dengan tegas, mengajak hadirin untuk tidak abai terhadap penderitaan sesama Muslim di Palestina.
Prodi BK FTIK UIN Mahmud Yunus berharap, melalui ini, seluruh peserta dapat menginternalisasi nilai-nilai keislaman secara komprehensif, sehingga mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam spiritualitas dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
