
Dokumentasi: FTIK
Batusangkar, 20 Februari 2026 – Suasana haru dan bangga menyelimuti Aula Kampus 1 UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam pelaksanaan Yudisium ke-59 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Momentum sakral ini menjadi penanda keberhasilan mahasiswa menyelesaikan perjalanan akademik sekaligus gerbang awal menuju pengabdian di tengah masyarakat.
Acara bergengsi tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FTIK, Dr. Ridwal Trisoni, S.Ag, Wakil Dekan I Dr. M. Haviz, M.Si, Wakil Dekan II Dr. Demina, M.Pd, dan Wakil Dekan III Dr. M. Yusuf Salam, S.Ag., M.A, serta para Ketua Program Studi selingkup FTIK. Kehadiran pimpinan fakultas menambah khidmat sekaligus semangat bagi para peserta yudisium.

Dokumentasi : FTIK
Pada Yudisium ke-59 ini, masing-masing program studi menghadirkan lulusan terbaiknya. Dari Program Studi Pendidikan Agama Islam tercatat Mila Darti, Misa Dasmi, dan Nadia Zakia sebagai yudisiawan terbaik. Program Studi Bahasa Arab mengukuhkan Maxi Meliano, Tatis Malinda, dan Reva Ramanda, sementara Manajemen Pendidikan Islam menobatkan Aulia Fitriani, Zahratul Farhani, dan Cindy Nur Sa’aban.
Prestasi membanggakan juga diraih oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris yakni Roni Ferdian, Farhan Ramadhan Alvarabi, dan Bimo Ady Prasetyo Bihantoro. Dari Tadris Matematika tampil Alfajri, Tiara Putri Utami, dan Adinda Dwi Maharani, sedangkan Program Studi Biologi menetapkan Fhatya Mulyana Marta, Rizka Srigianarta, dan Fatimatul Darfi sebagai lulusan terbaik.
Program Studi Tadris Fisika mengukuhkan Jeli, Syifa Hayatun Nufus Wahidah, dan Gian Harsa. Sementara itu, Program Studi Bimbingan dan Konseling menetapkan Regina Mardiani, Elsa Aziza Rahmi, dan Yolanda Fitri. Dari Pendidikan Islam Anak Usia Dini tampil Silvani Angraini, Ravidah, dan Riri Oftovia, kemudian Tadris Kimia menghadirkan Amanda Lestari dan Miftahul Jannah, serta Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah menetapkan Nisaul Mardhiyah, Hurul Aini, dan Fhebyola sebagai lulusan terbaik.
Pada tingkat fakultas, penghargaan Yudisium Terbaik diraih oleh Nisaul Mardhiyah (PGMI), Mila Darti (PAI), dan Alfajri (Tadris Matematika). Sementara itu, kategori Yudisium Peneliti Fakultas diberikan kepada Miftahul Jannah (Tadris Kimia), Hurul Aini (PGMI), dan Rizka Srigianarta (Tadris Biologi).
Mewakili para yudisiawan, Nisaul Mardhiyah menyampaikan kesan dan pesan penuh makna. Ia mengenang perjalanan perkuliahan, proses bimbingan skripsi yang penuh tantangan, serta dukungan dosen dan keluarga. Dalam pesannya, ia mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap santun dan rendah hati, seraya mengibaratkan diri seperti ilmu padi: “Semakin berisi, semakin merunduk.” Ia juga menegaskan bahwa yudisium bukanlah titik akhir perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengabdi dan berkarya.
Yudisium ke-59 ini menjadi bukti komitmen FTIK dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan agama.
