
Dokumen: HMPS PBA 2025
Batusangkar, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa Arab (PBA) UIN Mahmud Yunus baru-baru ini menyelenggarakan Musyawarah Himpunan Mahasiswa (MUHIMA) yang krusial. Acara yang berlangsung selama dua hari, pada tanggal 27 hingga 28 Desember 2025, ini mengusung tema yang sarat makna akademis dan organisasional: “Refleksi dan Rekonstruksi Kinerja HMPS PBA menuju Organisasi yang Progresif dan Kolaboratif.”
Kegiatan MUHIMA ini bukan sekadar rutinitas pergantian kepengurusan, melainkan sebuah forum deliberatif yang bertujuan mendalam untuk mengevaluasi secara kritis kinerja kepengurusan sebelumnya, merumuskan arah strategis organisasi di masa mendatang, dan puncaknya, memilih kepemimpinan baru untuk periode 2026. Dengan mengedepankan semangat kolaboratif, forum ini menjadi ruang dialektika yang sehat bagi seluruh sivitas akademika PBA.
Dalam konteks perguruan tinggi, organisasi mahasiswa memiliki peran ganda: sebagai wahana pengembangan diri (soft skills) dan sebagai miniatur institusi yang merefleksikan nilai-nilai akademik. Tema “Refleksi dan Rekonstruksi” secara eksplisit menantang peserta untuk tidak hanya melihat ke belakang (refleksi) tetapi juga merancang ulang (rekonstruksi) model kinerja yang lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan zaman.
Kehadiran perwakilan dari Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (SEMA FTIK) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (DEMA FTIK) dan sekaligus membuka acara, menegaskan pengakuan institusional terhadap pentingnya forum ini. Muhammad Ghulam Maulida PLT DEMA FTIK dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini, “partisipasi aktif dari seluruh mahasiswa dan alumni PBA, menunjukkan adanya kontinuitas dan kepedulian kolektif terhadap masa depan organisasi”. Ucapnya.
Puncak rangkaian MUHIMA adalah proses pemilihan Ketua Umum sebagai lokomotif penggerak organisasi ini pada periode berikutnya. Proses pemilihan dengan musyawarah, lobi-lobi, hingga mekanisme voting, mencerminkan praktik demokrasi kampus yang matang. Setelah melalui dinamika yang konstruktif, forum berhasil mencapai konsensus kepemimpinan. Terpilihlah Muhammad Farhan sebagai Ketua Umum dan Ririn Vanesha Putri sebagai Sekretaris Umum HMPS PBA periode 2026.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menerjemahkan semangat progresif yang berarti bergerak maju dengan inovasi dan adaptasi serta semangat kolaboratif yang menekankan sinergi internal dan eksternal ke dalam program kerja nyata. Tugas utama mereka adalah memastikan bahwa HMPS PBA tidak hanya menjadi organisasi yang efektif secara administratif, tetapi juga menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas akademik dan karakter mahasiswa Program Studi Bahasa Arab UIN Mahmud Yunus.
Kepemimpinan Muhammad Farhan dan Ririn Vanesha Putri menandai babak baru dalam upaya rekonstruksi organisasi, menjanjikan sebuah era di mana kinerja dievaluasi secara lugas, keputusan diambil secara argumentatif, dan seluruh proses dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai humanis.
