
Batusangkar, 24 Desember 2025 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar secara resmi mengukuhkan langkah strategisnya melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Jakarta Tuition Centre (JTC) pada hari Rabu, 24 Desember 2025. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah deklarasi tegas FTIK dalam menjamin keberlangsungan studi dan prospek karir mahasiswanya.
Acara penandatanganan dihadiri langsung oleh Dekan FTIK, Dr. Ridwal Trisoni, M.Pd., Wakil Dekan III, Dr. Yusuf Salam, M.Ag., serta Owner JTC, Tessi Anggraini, S. Pd.I,. M.Pd. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan komitmen institusional yang kuat terhadap implementasi PKS ini tanpa kompromi.
Inti dari PKS ini adalah solusi konkret terhadap tantangan finansial dan profesional yang dihadapi mahasiswa. Kerjasama ini secara eksplisit mencakup dua pilar utama; yaitu Pemberian keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang difokuskan untuk mahasiswa semester 7 dan 8. Ini adalah intervensi finansial yang presisi untuk memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu tanpa terbebani biaya di masa akhir perkuliahan dan Akses Karir Langsung. Pembukaan jalur karir yang pasti bagi lulusan FTIK melalui program pembekalan intensif. Program ini akan mempersiapkan mahasiswa untuk langsung mengajar di JTC, sebuah lembaga bimbingan belajar terkemuka. Ini adalah investasi langsung pada kualitas sumber daya manusia FTIK, memastikan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri.
Pada tahap awal, implementasi PKS ini dikonsentrasikan secara strategis pada mahasiswa Program Studi Matematika. Keputusan ini didasarkan pada kebutuhan mendesak dan kesiapan sumber daya. Namun, FTIK dan JTC telah menegaskan komitmen untuk segera memperluas cakupan kerjasama ini. “Tahap awal kerjasama ini fokus pada prodi Tadris Matematika dan berikutnya akan segera dikembangkan PKS dengan Prodi Tadris Fisika, Tadris Biologi, Tadris Kimia, dan Bahasa Inggris. Ini adalah peta jalan yang jelas untuk memastikan seluruh mahasiswa FTIK yang relevan mendapatkan manfaat maksimal dari kerjasama strategis,” tegas Tessi Anggraini, S.Pd.I., M.Pd Owner JTC.
Kembali Tesi menambahkan “JTC membutuhkan talenta terbaik, dan FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar adalah sumbernya. Program pembekalan ini menjamin bahwa mahasiswa FTIK akan memiliki kompetensi mengajar yang dibutuhkan. Kami menegaskan komitmen untuk menyerap lulusan FTIK yang telah teruji melalui program ini. Ini adalah sinergi yang saling menguatkan, bukan sekadar basa-basi.”
Dekan FTIK, Dr. Ridwal Trisoni, M.Pd., menyampaikan pandangan yang tegas mengenai kerjasama ini. “Kerjasama ini adalah bukti nyata bahwa FTIK tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada realitas lapangan kerja. Kami tidak lagi hanya mencetak sarjana, melainkan profesional siap pakai. PKS dengan JTC ini adalah langkah taktis untuk memutus mata rantai kesulitan finansial dan ketidakpastian karir bagi mahasiswa kami. Ini adalah kewajiban kami, dan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab.”
Penandatanganan PKS ini menandai babak baru dalam upaya FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk menjadi fakultas yang proaktif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan tuntutan zaman. Kerjasama ini harus menjadi model bagi unit-unit lain, membuktikan bahwa pendidikan tinggi harus berani mengambil keputusan argumentatif yang berorientasi pada hasil nyata bagi seluruh sivitas akademika.
