FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar Terima Bantuan Diniyah Wafa Care untuk 40 Mahasiswa Terdampak Bencana

by | Dec 19, 2025 | Berita

Batusangkar — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar menerima bantuan kemanusiaan dari Diniyah Wafa Care bagi mahasiswa terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Bantuan tersebut disalurkan kepada 40 orang mahasiswa FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang terdampak dengan tingkat kerusakan berbeda-beda pada Jumat 19 Desember 2025 bertempat di Gedung Pertemuan FTIK lantai 4.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung khidmat dan penuh empati. Acara secara resmi dibuka oleh Dekan FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. Ridwal Trisoni, S.Ag., M.Pd.,  yang dalam sambutannya menyampaikan rasa belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para mahasiswa. “Musibah ini adalah duka kita bersama. Kami mendoakan agar seluruh mahasiswa yang terdampak diberikan kekuatan, kesabaran, dan segera pulih kembali. Atas nama pimpinan fakultas dan sivitas akademika FTIK, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Diniyah Wafa Care atas kepedulian dan solidaritas yang diberikan.  Dr. Ridwal Trisoni, S.Ag, M.Pd., juga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata ukhuwah dan sinergi antar perguruan tinggi Islam dalam menjawab persoalan kemanusiaan, khususnya di wilayah Sumatera Barat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pimpinan Diniyah Putri Padang Panjang, Dr. Fauziah Fauzan El Muhammady, S.E., Akt., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Diniyah Wafa Care hadir sebagai bagian dari komitmen lembaga pendidikan Islam untuk tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga responsif terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban adik-adik mahasiswa. Ini adalah amanah dari para donatur dan keluarga besar Diniyah Putri yang kami salurkan. Semoga adik-adik mahasiswa yang terdampak ,” ungkap Dr. Fauziah Fauzan El Muhammady.

Para mahasiswa penerima bantuan tampak haru dan terharu, serta menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Diniyah Care atas perhatian dan kepedulian yang diberikan di tengah situasi sulit yang mereka alami. Adapun besaran bantuan yang diberikan bersifat variatif, disesuaikan dengan kategori dampak bencana yang dialami mahasiswa, mulai dari kategori berat, sedang, hingga ringan, sehingga bantuan dapat lebih tepat sasaran dan berkeadilan. 

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi Islam di Sumatera Barat tidak hanya terjalin dalam ranah akademik, tetapi juga kuat dalam aksi kemanusiaan. Melalui sinergi seperti ini, diharapkan terbangun ekosistem pendidikan Islam yang peduli, inklusif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.