
Sumber: TIM PKM PIAUD
Batusangkar, 03 Desember 2025 – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Kolaborasi Multikultural dan Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini” di TK Negeri Pembina kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini dipimpin oleh Anggraini Daboti, M.Pd., bersama anggota tim Mega Adyna Movitaria, M.Pd, dosen PGMI UIN Mahmud Yunus Batusangkar. PKM ini disambut antusias oleh guru, orang tua, serta anak-anak yang terlibat langsung dalam berbagai aktivitas edukatif dan interaktif.
Salah satu fokus kegiatan adalah memperkenalkan pendidikan multikultural melalui permainan dan cerita yang penuh warna. Anak-anak diajak mengenal perbedaan budaya, bahasa, dan kebiasaan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai tahap perkembangan mereka. Nilai toleransi, rasa saling menghargai, dan kerja sama ditanamkan melalui permainan kolaboratif yang membuat suasana semakin hidup dan ceria.
Tim PKM juga mengintegrasikan penguatan sikap ilmiah pada anak usia dini melalui aktivitas eksploratif. Anak-anak diajak mengamati bentuk, warna, suara, serta melakukan percobaan sederhana yang memicu rasa ingin tahu. Pendekatan ini dirancang agar anak terbiasa bertanya, mencoba, dan mengamati pondasi awal untuk membangun kemampuan berpikir kritis sejak dini. Kegiatan ini berjalan sangat interaktif, membuat anak-anak terlihat begitu menikmati proses belajarnya.
Sementara itu, mahasiswa PIAUD yang ikut terlibat melakukan pengukuran tumbuh kembang anak, meliputi tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala. Pengukuran ini dilakukan sambil bermain, sehingga anak-anak tidak merasa tegang atau takut. Pendekatan bermain sambil mengukur ini membuat proses berlangsung menyenangkan dan memberikan pengalaman positif bagi anak. Hasil pengukuran membantu guru dan orang tua memahami perkembangan fisik anak secara lebih akurat.
Di sisi lain, orang tua siswa mengikuti sesi penyampaian materi oleh Ibu Anggraini Daboti, M.Pd, yang membahas pentingnya multikulturalisme, tumbuh kembang optimal, dan sikap ilmiah dalam mendukung masa depan anak. Orang tua terlihat aktif bertanya dan berdiskusi, terutama mengenai cara memberikan stimulasi tepat di rumah. Materi ini sangat relevan bagi orang tua muda dan generasi Z yang ingin mendidik anak dengan pendekatan lebih modern, lembut, dan berbasis pembuktian ilmiah (evidence-based parenting).
Tim PKM juga memberikan motivasi kepada para orang tua agar terus mendampingi anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. “Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat, bukan hanya dari apa yang mereka dengar,” pesan tim kepada para orang tua. Mereka diingatkan bahwa setiap interaksi kecil, mengobrol, bermain, mendengarkan cerita anak—adalah stimulasi berharga yang membentuk karakter dan kecerdasan anak. Pesan ini terasa sangat menyentuh bagi para orang tua muda yang ingin memberikan yang terbaik bagi buah hati mereka.

Sumber: TIM PKM PIAUD
Berlangsungnya kegiatan PKM ini juga menandai semakin kuatnya kerja sama antara Prodi PIAUD UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan TK Negeri Pembina Kecamatan Sungai Tarab. Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada pelaksanaan PKM, tetapi juga dirancang untuk menjadi kemitraan berkelanjutan dalam pengembangan pembelajaran, penelitian lapangan, serta pelatihan guru PAUD. Pihak sekolah menyambut baik kerja sama ini karena dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kompetensi guru, kualitas layanan pendidikan, serta stimulasi tumbuh kembang yang lebih terarah bagi anak-anak. Kerja sama ini diharapkan menjadi model sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam membangun ekosistem pembelajaran yang modern, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan anak usia dini.
Dengan pelaksanaan PKM ini, Prodi PIAUD UIN Mahmud Yunus Batusangkar berharap kolaborasi dengan sekolah semakin kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Kegiatan ini menjadi langkah nyata kampus dalam menghadirkan pendidikan multikultural, membangun sikap ilmiah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Semoga kegiatan ini terus menginspirasi para guru, orang tua, dan masyarakat untuk bergerak bersama menciptakan generasi masa depan yang cerdas, toleran, dan siap menghadapi dunia yang terus berkembang.
