
Sumber: Foto Dokumentasi Kominfo PAI 2025
Batusangkar, 19 November 2025_ Fakultas Tarbiah dan Ilmu Kependidikan (FTIK) Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter mahasiswa melalui penguatan spirit keilmuan dan akhlak sebagai upaya mencegah potensi krisis moral di lingkungan kampus. Program penguatan nilai-nilai ilmiah dan religius ini menjadi perhatian serius di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tantangan moral generasi muda masa kini. Kegiatan ini diikuti oleh semua mahasiswa dan dosen Prodi PAI di aula kampus I UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Prodi PAI Silvia Susrizal, S.Pd.I., MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus memastikan terbentuknya insan berakhlak mulia. “Ilmu tanpa akhlak hanya akan melahirkan kecerdasan yang kosong nilai. Karena itu, kami mendorong mahasiswa agar menjadikan proses menuntut ilmu sebagai jalan ibadah dan pembentukan karakter,” ujarnya. Kegiatan tersebut diisi dengan beberapa agenda, di antaranya diskusi publik Pendidikan Agama Islam dengan tema “Menumbuhkan Spirit Keilmuan dan Akhlak di Lingkungan Kampus dalam mencegah Krisis Moral Mahasiswa”. Berbagai kegiatan tersebut dihadirkan untuk menanamkan kesadaran bahwa integritas akademik adalah bagian dari akhlak yang harus dijaga oleh seluruh civitas akademika.

Sumber: Foto Dokumentasi Kominfo PAI 2025
Mahasiswa yang hadir menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu dalam memahami kembali tanggung jawab moral mereka sebagai penuntut ilmu. “Kadang kita fokus mengejar nilai, tetapi lupa bahwa akhlak adalah hal utama. Melalui kegiatan ini, kami kembali diingatkan tentang peran kami sebagai mahasiswa Muslim,” ungkap salah satu peserta. Dengan adanya berbagai upaya ini, Mahasiswa FTIK khususnya mahasiswa PAI UIN Mahmud Yunus Batusangkar berharap dapat menciptakan lingkungan kampus yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam perilaku dan karakter. Kampus menargetkan agar seluruh mahasiswa mampu menjadi generasi yang berilmu, beradab, dan siap memberi kontribusi positif bagi masyarakat. Pihak kampus menegaskan bahwa penguatan spirit keilmuan dan akhlak bukan sekadar program jangka pendek, tetapi merupakan komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan budaya akademik yang sehat dan religius di UIN Mahmud Yunus Batusangkar (LF).
