FORUM GURU SUMPUR KUDUS ADAKAN LAGI KREATIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN PADA LANJUTAN KEGIATAN PKM DOSEN UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR

by | Sep 27, 2025 | Berita, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Sumber: Dokumentasi Tim Kreatif FTIK

Sijunjung, 27 September 2025 – Sebanyak 25 guru Sekolah Dasar (SD) dari 8 sekolah di Kecamatan Sumpur Kudus kembali berkumpul untuk mengikuti sesi lanjutan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang difasilitasi oleh Dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Kegiatan yang kembali digelar di UPT SDN 11 Tanjung Bonai Aur Selatan pada Sabtu (27/9/2025) ini fokus pada praktik langsung pembuatan media presentasi yang kreatif dan interaktif.

Dalam sambutannya, Syaiful Marwan, M.Pd., selaku Kepala Pusat PKM UIN Mahmud Yunus Batusangkar, kembali menegaskan komitmen untuk mendampingi guru-guru hingga benar-benar mampu menghasilkan media pembelajaran yang aplikatif. “Pertemuan pertama pekan lalu telah memberikan pondasi yang kuat. Hari ini, kita masuk ke tahap penciptaan, di mana Bapak dan Ibu Guru akan secara langsung merancang media ajar yang dapat langsung digunakan di kelas,” ujarnya penuh semangat.

Dukungan senada juga disampaikan oleh Bapak Adril, S.Pd., Kepala UPT SDN 11 Tanjung Bonai Aur Selatan. Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kelanjutan program ini dan berharap kegiatan praktik seperti ini dapat memacu inovasi para guru dalam mengajar.

Antusiasme peserta terpancar lebih tinggi dibandingkan pertemuan sebelumnya. Hal ini terutama karena format kegiatan yang menitikberatkan pada praktik langsung (hands-on). Para guru tidak hanya mendengarkan teori, tetapi secara aktif didampingi untuk membuat media pembelajaran mereka sendiri.

Kegiatan pelatihan menghadirkan dua pemateri yang mendemonstrasikan aplikasi kekinian. Wilda Fathia, M.Pd., dengan jelas memandu peserta untuk merancang presentasi yang dinamis dan visually appealing menggunakan aplikasi Gamma. Sementara itu, Ratmiati, M.Pd., membawakan materi tentang pembuatan media presentasi interaktif menggunakan Aplikasi Prezi, yang dikenal dengan alur cerita (storytelling) yang memukau.

Suasana ruang pelatihan terlihat sangat hidup, dipenuhi semangat belajar dan diskusi produktif antar peserta dan narasumber. Mereka dengan cermat mengikuti setiap langkah, bereksperimen dengan template, dan saling berbagi ide untuk materi ajar mereka.

“Sangat luar biasa! Kali ini kami benar-benar ‘dicekoki’ dengan praktik langsung. Saya sudah bisa membayangkan siswa akan sangat antusias melihat presentasi yang saya buat dengan Gamma dan Prezi nanti,” ujar salah satu peserta, Eliwasnimar, S.Pd., M.Pd., yang juga hadir pada sesi pertama. Dengan ditutupnya sesi kedua yang sukses ini, diharapkan para guru tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi kreator media pembelajaran digital. Langkah ini diyakini akan membawa angin segar dan meningkatkan kualitas pembelajaran di Kecamatan Sumpur Kudus, menciptakan pengalaman belajar yang lebih berkesan dan efektif bagi siswa