Batusangkar, Program Studi Tadris Matematika UIN Mahmud Yunus Batusangkar secara resmi membuka ajang bergengsi “Mathematics Competition ke XII 2025″ pada hari Sabtu, 6 September 2025. Acara dihadiri oleh enam ratus siswa dari tingkat SD, SMP/MTs, SMA/MA se-Sumatera Barat dan beberapa Perguruan Tinggi di sumatera dengan mengusung tema ” Building a Generation Through Mathematics Competition: Enchanting Intelligence, Strengthening Character, and Encouraging Innovation to Achieve Education Quality in Globalization Era “.
Pada perlombaan kali ini, Prodi Matematika menyajikan kompetisi bergengsi bersifat Internasional yaitu Pembuatan Video Pembelajaran oleh mahasiswa yang diikuti oleh beberapa Perguruan Tinggi se-Sumatera. Suasana kompetisi yang penuh semangat sudah terasa sejak pagi di lingkungan kampus. Para siswa, didampingi guru dan orang tua, menunjukkan antusiasme tinggi untuk adu cerdas dalam bidang yang sering dianggap menentang ini.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Suswati Hendriani, M.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya beliau menekankan bahwa kompetisi matematika bukan sekadar ajang mencari juara. “Matematika melatih kita untuk berpikir logis, sistematis, dan kreatif dalam memecahkan masalah. Kemampuan inilah yang menjadi kunci untuk tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat karakternya dalam menghadapi tantangan global,”. Inovasi lahir dari kecerdasan yang terus diasah dan karakter yang tidak mudah menyerah. Sebelumnya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Ridwal Trisoni, M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan panitia. Ia menegaskan komitmen FTIK untuk terus mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan mutu pendidikan dan menumbuhkan bibit-bibit unggul dari daerah. Ketua Program Studi Tadris Matematika Ummul Huda, M.Pd juga turut memberikan laporan bahwa jumlah peserta tahun ini menunjukkan minat generasi muda terhadap matematika semakin meningkat. Acara ini diharapkan menjadi panggung bagi para siswa untuk mengukur kemampuan, belajar sportif, dan mempererat persaudaraan antar sekolah.
Dengan dibukanya kompetisi ini, FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada kegiatan akademik di dalam kelas, tetapi juga aktif menciptakan ruang bagi generasi muda untuk berprestasi dan berinovasi.
