Penguatan Kompetensi Calon  Guru PAI dalam Menerapkan Deep Learning Pada Pembelajaran PAI

by | Jun 25, 2025 | Pendidikan Agama Islam

Batusangkar, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi telah melaksanakan kegiatan Visiting Doktor pada Rabu tanggal 25 Juni 2025 secara daring, dengan temaPenguatan Kompetensi  Calon Guru PAI dalam Menerapkan  Deep Learning pada Pembelajaran PAI

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan FTIK, Ketua Program Studi PAI FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar Silvia Susrizal, S.Pd.I., M.Pd dan Ketua Program Studi PAI FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Dr. Yulia Rahman, M.Pd., dosen, dan mahasiswa.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FTIK Dr. Ridwal Trisoni, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya berharap dengan adanya pertemuan ini dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa (calon guru) untuk mengajar dengan menerapkan  deep learning pada Pembelajaran PAI. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan terkhusus di dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. 

Kegiatan Visiting Doktor ini disampaikan oleh Dr. Fadriati, M.Ag Dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan Dr. Charles, S.Ag., M.Pd.I Dosen UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Dr. Fadriati, M.Ag dan Dr. Charles, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan bahwa Deep Learning adalah suatu metode pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam dan lebih luas. Metode ini dapat memperluas wawasan peserta didik sehingga peserta didik dapat berpikir kritis, memberikan bukti nyata dalam setiap teori yang diberikan oleh guru serta dapat bereksperimen dalam hal berdiskusi. Deep learning dalam konteks pembelajaran merujuk pada pendekatan yang menekankan pemahaman konsep secara mendalam, bukan hanya penguasaan permukaan. Pendekatan ini berfokus pada pengembangan pemikiran kritis, kemampuan analisis, dan pemecahan masalah, serta melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaranDengan penguatan kompetensi calon guru PAI dalam menerapkan pembelajaran deep learning pada pembelajaran PAI, diharapkan calon guru dapat mempersiapkan generasi muda Indonesia dengan keterampilan abad ke-21 tentang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.