
Batusangkar, 07 Mei 2025_ Suasana penuh antusias tampak menghiasi lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar pada rangkaian kegiatan MOSCHO (Motivation & Scholarship) dan LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) 2025 yang diselenggarakan oleh English Student Association (ESA). Kegiatan ini Suasana penuh antusias terlihat di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar pada pelaksanaan rangkaian kegiatan MOSCHO (Motivation & Scholarship) dan LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) 2025 yang diselenggarakan oleh English Student Association (ESA). Diselenggarakan pada 7 Mei 2025, kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan wawasan, motivasi, dan keterampilan akademik dalam suasana kompetitif yang positif. Kehadiran peserta dari seluruh jurusan di FTIK memperlihatkan tingginya minat mahasiswa terhadap pengembangan diri dan prestasi akademik.
Sebagai acara berskala fakultas, MOSCHO dan LKTI 2025 memiliki dua fokus utama: memberikan edukasi seputar peluang beasiswa, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis melalui kompetisi penulisan ilmiah. Mahasiswa mendapatkan informasi langsung mengenai cara mempersiapkan diri untuk mendaftar berbagai jenis beasiswa, baik dalam maupun luar negeri. Di sisi lain, melalui LKTI, peserta diuji kemampuan analisis, ketelitian, serta kreativitas mereka dalam menyusun karya tulis ilmiah yang relevan dan berkualitas.
Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Bapak Suyono, S.Pd., MA (TESOL), Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mahasiswa untuk aktif mengejar peluang akademik dan mengasah kemampuan menulis sejak dini. Menurutnya, beasiswa dan karya tulis ilmiah merupakan dua aspek penting yang dapat meningkatkan daya saing mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional. Beliau juga mengapresiasi ESA atas penyelenggaraan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa masa kini.
Suasana semakin hidup ketika peserta mengikuti sesi motivasi dan berbagi pengalaman dari narasumber yang telah berhasil meraih berbagai prestasi akademik, termasuk beasiswa bergengsi. Para narasumber memberikan tips strategis dalam menyusun berkas beasiswa, menulis esai, serta meningkatkan portofolio akademik. Sementara itu, pada cabang LKTI, para peserta mempresentasikan hasil tulisan mereka di hadapan dewan juri, menghadirkan kompetisi yang sehat dan inspiratif.
Secara keseluruhan, kegiatan MOSCHO dan LKTI 2025 tidak hanya memberikan manfaat informatif, tetapi juga menggerakkan mahasiswa FTIK untuk lebih percaya diri menapaki jalan prestasi. ESA berharap rangkaian kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terus berkembang, berani bersaing, dan mempersiapkan masa depan yang lebih cerah melalui kesempatan akademik yang mereka raih. Dengan antusiasme yang tinggi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program rutin yang semakin memperkuat budaya akademik di lingkungan FTIK.
Penulis : English Student Association (ESA)
